BANJARMASIN – Dalam upaya memperkuat kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di wilayah Kalimantan, jajaran Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Jumat (8/5/2026).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, Rusdi Gozali, bersama sejumlah anggota komisi lainnya. Kedatangan rombongan wakil rakyat dari Bumi Tambun Bungai ini disambut hangat oleh Kepala Seksi Penempatan, Perlindungan, dan Perluasan Tenaga Kerja (P4TK) Lapangan Kerja Disnakertrans Kalsel, Helmi, mewakili Kepala Dinas setempat.
Fokus Penguatan Penyedia Tenaga Kerja
Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk melakukan koordinasi dan studi komparatif terkait program serta kegiatan dalam rangka penguatan penyedia tenaga kerja. Mengingat pesatnya perkembangan industri dan investasi di wilayah Kalimantan Selatan, Komisi IV DPRD Kalteng merasa perlu menyerap strategi tetangga dalam menyikapi berbagai peluang kerja yang ada.
Wakil Ketua Komisi IV, Rusdi Gozali, saat membuka diskusi menyampaikan bahwa sinkronisasi antara kebutuhan pasar kerja dengan ketersediaan tenaga kerja lokal yang kompeten adalah prioritas utama.

“Kami ingin melihat bagaimana Kalimantan Selatan memetakan peluang kerja dan bagaimana program pelatihan yang dijalankan mampu menciptakan tenaga kerja yang siap pakai. Kita harus proaktif agar masyarakat kita tidak hanya menjadi penonton di tengah berkembangnya peluang kerja di wilayah Kalimantan,” ujar Rusdi dengan tegas.
Diskusi Strategis dan Program Inovatif
Dalam sesi diskusi yang berlangsung dinamis tersebut, Helmi memaparkan berbagai program unggulan Disnakertrans Kalsel dalam mengelola bursa kerja dan peningkatan kapasitas SDM melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Ia menjelaskan bahwa kunci utama keberhasilan penempatan tenaga kerja terletak pada akurasi data lapangan kerja dan sertifikasi keahlian yang diakui oleh sektor industri.
Helmi menambahkan bahwa penguatan penyedia tenaga kerja di Kalsel dilakukan melalui pendekatan yang terintegrasi, mulai dari pelatihan berbasis kompetensi hingga kemitraan strategis dengan perusahaan swasta. Hal inilah yang menjadi daya tarik bagi delegasi DPRD Kalteng untuk diadaptasi dan diterapkan sesuai dengan karakteristik daerah mereka.
Harapan Sinergi Antar-Provinsi
Pertemuan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi DPRD Kalteng dalam menyusun anggaran dan program kerja yang lebih efektif di sektor ketenagakerjaan. Dengan adanya pertukaran informasi ini, kedua provinsi bertetangga diharapkan dapat bersinergi dalam membangun ekosistem tenaga kerja yang tangguh di Kalimantan.
Melalui kunjungan ini, Komisi IV DPRD Kalteng berkomitmen untuk mendorong pemerintah daerah agar lebih fokus pada penguatan Balai Latihan Kerja dan memperluas jaringan informasi pasar kerja, sehingga peluang kerja yang terbuka lebar di Kalsel maupun Kalteng dapat diisi oleh putra-putri daerah yang memiliki skill mumpuni. (hms)





