Studi Komparasi Inovasi Digital: Komisi IV DPRD Kalteng Kunjungi Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Dalami Fitur Tangsel One dan Asisten Virtual Helita

TANGERANG SELATAN – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan pada Kamis, 3 September 2026. Agenda kunjungan lapangan ini berfokus pada studi komparasi mengenai inovasi pelayanan publik digital, khususnya model keterpaduan layanan Tangsel One serta pemanfaatan kecerdasan buatan melalui asisten virtual Helita.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, Rusdi Gozali, dengan didampingi oleh jajaran anggota Komisi IV lainnya. Rombongan legislatif dari Kalimantan Tengah ini diterima secara resmi oleh pejabat struktural dan tim teknis Diskominfo Kota Tangerang Selatan di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan peninjauan langsung ke area Command Center.

Membedah Ekosistem Digital Tangsel One dan Helita

Dalam sesi pemaparan, Diskominfo Kota Tangerang Selatan menjelaskan transformasi platform ekosistem digital yang dirancang untuk memangkas kerumitan birokrasi bagi masyarakat. Salah satu fokus utama pembahasan adalah portal layanan terpadu Tangsel One yang berfungsi sebagai pintu tunggal bagi warga dalam mengakses seluruh layanan administrasi, perizinan, dan informasi publik daerah.

Selain itu, perhatian delegasi Komisi IV DPRD Kalteng tertuju pada pengaplikasian asisten virtual bernama Helita (Hadir Melayani Informasi Tangerang Selatan). Inovasi berbasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) ini bertugas melayani pertanyaan, konsultasi, hingga pengaduan masyarakat secara otomatis selama 24 jam penuh tanpa henti.

“Kami hadir di Diskominfo Kota Tangerang Selatan untuk melakukan studi komparatif secara langsung. Keberadaan ekosistem Tangsel One yang terintegrasi serta asisten virtual Helita menunjukkan bagaimana teknologi responsif dapat mempermudah akses informasi warga tanpa terhalang jam kerja kantor pemerintahan,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, Rusdi Gozali.

Penguatan Responsif Publik dan Infrastruktur Pusat Kendali

Selama berdiskusi di ruang Command Center, para anggota Komisi IV menyaksikan demonstrasi pengolahan data publik secara real-time. Sistem pemantauan yang dimiliki Kota Tangerang Selatan menghubungkan berbagai sensor kota, pemantauan jaringan CCTV, hingga alur distribusi penanganan laporan aduan dari platform Tangsel One dan Helita langsung ke unit pelaksana teknis di lapangan.

Pola integrasi ini dinilai sangat efektif dalam mempercepat waktu tanggap (response time) aparatur pemerintah terhadap masalah darurat maupun keluhan harian warga. Integrasi data ini juga mencegah terjadinya ketimpangan informasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Catatan Komparasi untuk Percepatan Layanan Publik di Kalimantan Tengah

Hasil pembahasan dan orientasi lapangan ini memberikan gambaran konkret bagi Komisi IV DPRD Kalteng dalam memetakan kebutuhan pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Provinsi Kalimantan Tengah. Beberapa poin komparasi utama yang dicatat meliputi:

Parameter Komparasi Penerapan di Kota Tangerang Selatan Catatan Implementasi untuk Kalteng
Model Akses Layanan Pintu tunggal melalui portal Tangsel One (single sign-on). Mendorong konsolidasi puluhan aplikasi OPD Kalteng menjadi satu super app daerah.
Interaksi Warga Asisten Virtual Helita berbasis AI untuk layanan respons otomatis 24 jam. Pengembangan layanan aduan dan informasi otomatis di tingkat provinsi dan kabupaten.
Pusat Kendali Data Command Center terintegrasi dengan pemantauan indikator kota real-time. Penguatan infrastruktur data terpadu untuk percepatan keputusan pimpinan daerah.
Layanan Tanggap Darurat Pengaduan dari platform digital langsung masuk ke sistem penanganan teknis. Pemangkasan alur disposisi aduan agar koordinasi antar-dinas berjalan lebih fleksibel.

Komitmen Dorong Regulasi dan Alokasi Anggaran

Rusdi Gozali menegaskan bahwa seluruh catatan strategis hasil kunjungan kerja ini akan dijadikan bahan masukan berharga dalam rapat kerja bersama mitra teknis, khususnya Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah.

Pihaknya bertekad untuk memberikan dukungan penuh, baik dari sisi pengawasan legislatif, pembentukan regulasi daerah, maupun keberlanjutan alokasi anggaran agar percepatan transformasi digital dapat dirasakan hingga ke seluruh penjuru pelosok Kalimantan Tengah.

“Kunjungan pada 3 September ini memberi arah baru bagi kami. Model pelayanan seperti Tangsel One dan keberadaan asisten virtual seperti Helita sangat relevan untuk diadaptasi sesuai karakteristik wilayah Kalimantan Tengah, demi menciptakan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat,” tutup Rusdi Gozali. (HMS-NM)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top