TANGERANG – 03/09/2026 Dalam upaya mendorong peningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola kearsipan, serta percepatan literasi digital di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Komisi III DPRD Kalteng menggelar kunjungan kerja (kunjker) ke Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang. Rombongan peninjauan lapangan dan studi komparasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Drs. H. Sugiyarto, bersama jajaran Anggota Komisi III DPRD Kalteng.
Kunjungan kerja ini berfokus pada penggalian strategi dan inovasi tata kelola kearsipan berbasis teknologi informasi serta modernisasi fasilitas perpustakaan umum yang dinilai berhasil diterapkan oleh DPAD Kota Tangerang. Komisi III DPRD Kalteng memandang bahwa transformasi digital di sektor perpustakaan dan kearsipan merupakan kebutuhan krusial guna memperkuat fondasi pendidikan, keterbukaan informasi publik, serta penyelamatan dokumen sejarah daerah.
Dorong Transformasi Perpustakaan Berbasis Digital dan Inklusif
Dalam pertemuan resmi yang berlangsung hangat bersama jajaran pimpinan DPAD Kota Tangerang, Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Drs. H. Sugiyarto, menyampaikan bahwa perkembangan era digital menuntut lembaga perpustakaan daerah untuk melakukan adaptasi secara menyeluruh. Perpustakaan tidak lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan buku fisik, melainkan pusat interaksi, inovasi, dan literasi masyarakat (community center).
Kehadiran jajaran Anggota Komisi III DPRD Kalteng bertujuan untuk membedah secara langsung program-program unggulan DPAD Kota Tangerang, khususnya dalam hal pengembangan perpustakaan digital, penyediaan sarana dan prasarana yang ramah disabilitas, serta strategi menarik minat baca generasi muda di tengah gempuran media sosial.
“Pengembangan dunia perpustakaan dan literasi di Kalteng membutuhkan terobosan yang selaras dengan perkembangan zaman. Kami melihat DPAD Kota Tangerang telah berhasil membangun ekosistem literasi yang modern, ramah anak, dan berbasis teknologi digital. Pengalaman dan model pengelolaan di sini menjadi referensi penting bagi kami untuk diterapkan dan disesuaikan dengan kondisi daerah di Kalteng,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Drs. H. Sugiyarto.
Penguatan Tata Kelola Kearsipan Modern dan Penyelamatan Dokumen Daerah
Selain sektor perpustakaan, aspek pengelolaan kearsipan menjadi fokus utama dalam diskusi interaktif antara Komisi III DPRD Kalteng dan pihak DPAD Kota Tangerang. Sistem Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) serta digitalisasi arsip-arsip vital daerah yang diterapkan oleh Pemkot Tangerang mendapat perhatian khusus dari rombongan Anggota Komisi III.
Anggota Komisi III DPRD Kalteng menyoroti pentingnya keandalan sistem kearsipan sebagai salah satu pilar akuntabilitas pemerintahan. Dokumen penataan ruang, sejarah daerah, aset pemerintah, hingga arsip pelayanan masyarakat memerlukan perlindungan hukum dan fisik melalui alih media digital agar tidak rusak tergerak waktu maupun bencana alam.
Melalui diskusi mendalam tersebut, Komisi III DPRD Kalteng menghimpun berbagai formula kebijakan teknis dan penganggaran yang dibutuhkan untuk memperkuat kapasitas lembaga kearsipan di Kalimantan Tengah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
-
Digitalisasi Arsip Vital: Mendorong percepatan proses alih media dokumen berharga ke bentuk digital guna menjamin keamanan dan kemudahan akses data.
-
Integrasi Sistem: Memperkuat implementasi aplikasi kearsipan digital yang terintegrasi antardinas dan instansi pemerintah daerah.
-
Peningkatan Kapasitas SDM: Memperhatikan pemenuhan dan peningkatan kompetensi tenaga arsiparis profesional di Kalimantan Tengah.
Peninjauan Fasilitas dan Inovasi Layanan Publik
Seusai sesi pemaparan dan diskusi formal, Drs. H. Sugiyarto beserta jajaran Anggota Komisi III DPRD Kalteng melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas unggulan yang dikelola oleh DPAD Kota Tangerang. Rombongan melihat dari dekat area pelayanan perpustakaan umum, ruang baca anak, fasilitas Pojok Baca Digital (Pocadi), serta laboratorium restorasi dan penyimpanan arsip daerah.
Para Anggota Komisi III mengapresiasi penataan ruang perpustakaan yang nyaman, estetik, dan dilengkapi dengan fasilitas penunjang modern. Inovasi tata ruang yang humanis tersebut dinilai terbukti efektif meningkatkan angka kunjungan masyarakat serta menciptakan iklim belajar yang kondusif.
Interaksi aktif juga terjadi saat rombongan Komisi III mengamati sistem pelayanan peminjaman buku berbasis mandiri (self-service) serta pengelolaan aplikasi perpustakaan digital yang dapat diakses oleh masyarakat secara gratis melalui perangkat seluler.
“Kenyamanan fasilitas dan kemudahan akses digital adalah kunci utama untuk menarik minat masyarakat datang ke perpustakaan. Pembelajaran berharga dari peninjauan ini akan menjadi bahan pertimbangan Komisi III dalam memperjuangkan alokasi anggaran dan penyusunan kebijakan pengembangan perpustakaan di Provinsi Kalimantan Tengah,” tambah Drs. H. Sugiyarto.
Komitmen Sinergi Kebijakan dan Penganggaran di Kalteng
Kunjungan kerja Komisi III DPRD Kalteng ke DPAD Kota Tangerang ini menghasilkan sejumlah poin rekomendasi strategis yang akan dibawa dalam rapat evaluasi dan kerja bersama mitra dinas terkait di Provinsi Kalimantan Tengah. Komisi III berkomitmen untuk terus mengawal agar sektor pendidikan, literasi, dan kearsipan mendapatkan porsi perhatian dan penganggaran yang proporsional.
Sinergi antara fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan peraturan daerah yang dimiliki DPRD Kalteng dipastikan akan diarahkan untuk mendukung modernisasi sarana prasarana literasi di bumi Tambun Bungi.
Hasil dari kegiatan kunjungan kerja ini diharapkan mampu mengakselerasi pembenahan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah di Kalimantan Tengah, sehingga dapat memberikan pelayanan publik yang lebih prima, responsif, dan berbasis teknologi guna mencerdaskan kehidupan masyarakat daerah secara berkelanjutan.





