Palangka Raya – Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Lohing Simon mengatakan, pihaknya mendalami pengelolaan perumahan, kawasan permukiman dan lingkungan hidup di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, sebagai bahan penguatan kebijakan di Kalteng.
“Kunjungan ini kami lakukan untuk mempelajari berbagai kebijakan dan inovasi yang telah diterapkan agar dapat menjadi referensi dalam meningkatkan pengelolaan sektor perumahan dan lingkungan hidup di Kalimantan Tengah,” katanya, Rabu (5/8/2026).
Dia mengungkapkan, berbagai pengalaman yang diperoleh dari daerah lain dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus perbandingan dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif sesuai kebutuhan masyarakat di Kalimantan Tengah.
“Hasil pembahasan dan masukan yang kami peroleh akan dikaji secara menyeluruh untuk menjadi dasar dalam merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran,” ucapnya.
Selain menggali praktik baik, kunjungan tersebut juga menjadi upaya memperkuat sinergi antarpemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang perumahan dan pelestarian lingkungan.
Kolaborasi antar daerah dinilai penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan permukiman sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
“Kerja sama seperti ini diharapkan mampu menghadirkan solusi yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah,” ujarnya.
Lohing menambahkan, setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda sehingga penerapan suatu kebijakan perlu disesuaikan dengan kondisi wilayah dan kemampuan pemerintah daerah.
Menurutnya, hasil kunjungan kerja tersebut akan menjadi masukan bagi Komisi IV DPRD Kalteng dalam menjalankan fungsi pengawasan maupun penyusunan rekomendasi terhadap program pemerintah daerah.
“Harapan kami, pengalaman dari Kabupaten Tanah Laut dapat diadaptasi dan dikembangkan di Kalimantan Tengah sehingga mampu mendukung penyediaan hunian yang layak serta pengelolaan lingkungan yang semakin baik bagi masyarakat,” tutupnya. (KTN)





