PALANGKA RAYA — Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapatkan apresiasi dan perhatian khusus dari jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalteng. Proses seleksi masuk sekolah di berbagai jenjang pendidikan tersebut dinilai berjalan lancar, transparan, serta mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh calon peserta didik secara adil dan merata.
Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan PPDB tahun ini tidak terlepas dari persiapan matang yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Pendidikan, serta kerja sama yang solid dengan sekolah-sekolah dan jajaran pengawas di lapangan.
“Kami mengapresiasi kinerja seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PPDB Tahun Ajaran 2026 ini. Sistem yang berjalan secara transparan dan lancar menjadi bukti adanya komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan merata bagi seluruh anak-anak di Kalimantan Tengah,” ujar Wakil Ketua III DPRD Kalteng di Palangka Raya, Jumat (26/6/2026).
Transparansi Sistem dan Pemerataan Akses Pendidikan
Pelaksanaan PPDB tahun 2026 di Kalteng menerapkan sistem pendaftaran terpadu yang memadukan jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, serta jalur prestasi. Penerapan teknologi informasi dalam proses pendaftaran secara daring (online) dinilai sangat membantu menciptakan akuntabilitas dan meminimalkan potensi kecurangan atau praktik pemaksaan kuota.
Pimpinan DPRD Kalteng menyoroti bahwa keterbukaan informasi mengenai kuota daya tampung, jangkauan zonasi, serta pengumuman hasil seleksi secara real-time memberikan rasa tenang dan kejelasan bagi para orang tua siswa.
Beberapa poin krusial yang mendukung kelancaran PPDB 2026 antara lain:
-
Penerapan Sistem Zonasi yang Adil: Penentuan wilayah zonasi disesuaikan dengan sebaran sekolah dan pemukiman warga guna memastikan anak-anak yang tinggal terdekat dari sekolah mendapatkan hak prioritas.
-
Akuntabilitas Jalur Afirmasi: Pemberian porsi khusus bagi siswa dari keluarga kurang mampu serta penyandang disabilitas tanpa hambatan administratif yang berbelit-belit.
-
Kemudahan Akses Aplikasi Pendaftaran: Optimalisasi infrastruktur server dan aplikasi pendaftaran daring yang dapat diakses dengan lancar oleh masyarakat hingga ke tingkat kecamatan.
“Sistem yang terbuka dan transparan seperti ini sangat penting untuk membangun kepercayaan publik. Orang tua murid kini bisa memantau proses seleksi secara langsung tanpa ada kekhawatiran adanya intervensi pihak tertentu,” tegas pimpinan legislatif Kalteng tersebut.
Mengakomodasi Seluruh Calon Peserta Didik di Semua Jenjang
Salah satu tantangan utama dalam PPDB setiap tahunnya adalah ketidakseimbangan antara jumlah lulusan dengan daya tampung sekolah negeri, terutama di wilayah perkotaan. Namun, pada PPDB Tahun Ajaran 2026 ini, koordinasi intensif antara Pemprov Kalteng dan DPRD mampu menghadirkan formulasi solusi yang efektif.
Wakil Ketua III DPRD Kalteng menekankan bahwa setiap anak di Kalimantan Tengah memiliki hak yang sama untuk mengenyam pendidikan yang layak, baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta.
Langkah-langkah strategis yang dilakukan untuk memastikan seluruh calon siswa tertampung mencakup:
-
Optimasi Daya Tampung dan Rombel: Penambahan rombongan belajar (rombel) di sekolah-sekolah negeri yang memiliki fasilitas memadai tanpa mengurangi standar kenyamanan belajar.
-
Kemitraan dengan Sekolah Swasta: Menggandeng sekolah-sekolah swasta berkualitas untuk menampung calon siswa yang tidak lolos seleksi di sekolah negeri melalui skema bantuan pendampingan.
-
Penguatan Sekolah di Pedalaman: Memastikan sekolah-sekolah di wilayah pelosok dan pesisir Kalteng mendapatkan perhatian seimbang terkait kecakapan sarana dan kecukupan tenaga pengajar.
“Tujuan utama kita adalah tidak boleh ada satu pun anak di Kalimantan Tengah yang putus sekolah atau tidak mendapatkan kuota belajar hanya karena kendala sistem atau keterbatasan ruang kelas. Peningkatan daya tampung yang berjalan tahun ini sangat membantu menjawab kekhawatiran para orang tua,” jelasnya.
Pengawasan Berkelanjutan dan Evaluasi Pasca-PPDB
Kendati pelaksanaan PPDB 2026 berjalan dengan sangat lancar dan minim kendala, DPRD Provinsi Kalteng berkomitmen untuk terus memantau tahap pendaftaran ulang hingga hari pertama masuk sekolah. Pengawasan dilakukan untuk memastikan tidak ada pungutan liar (pungli) atau kendala teknis saat proses daftar ulang siswa baru.
DPRD Kalteng melalui Komisi III yang membidangi sektor pendidikan akan terus menggelar evaluasi berkala bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng guna mencatat masukan dan menyempurnakan pelaksanaan PPDB di tahun-tahun mendatang.
Rekomendasi pengawasan dan penguatan sektor pendidikan yang didorong meliputi:
1. Pemetaan Pertumbuhan Penduduk Usia Sekolah Mendorong pemerintah daerah untuk rutin memperbarui data proyeksi demografi usia sekolah di tiap kabupaten/kota sebagai acuan rencana pembangunan unit sekolah baru (USB).
2. Pemerataan Mutu dan Fasilitas Sekolah Meningkatkan pemenuhan sarana laboratorium, perpustakaan, dan sarana digital di seluruh sekolah agar tidak ada lagi persepsi “sekolah favorit” yang memicu penumpukan pendaftar di satu lokasi.
3. Penambahan dan Pemerataan Tenaga Pendidik Mendorong redistribusi guru-guru berprestasi dan berkualitas secara merata hingga ke daerah terpencil guna menjamin kualitas pembelajaran yang setara di seluruh Kalteng.
Komitmen Bersama Mendorong Peningkatan Sumber Daya Manusia
Mengakhiri keterangannya, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan rasa terima kasih kepada para orang tua, panitia PPDB di tingkat sekolah, serta masyarakat luas yang telah mendukung kelancaran seluruh tahapan penerimaan murid baru ini.
Investasi terbaik untuk masa depan Kalimantan Tengah adalah melalui penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi sejak dini.
“Keberhasilan PPDB 2026 yang lancar dan inklusif ini menjadi modal berharga bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng. Mari kita dampingi anak-anak kita memasuki tahun ajaran baru dengan semangat belajar yang tinggi demi terwujudnya Kalimantan Tengah yang makin maju dan sejahtera,” pungkas Wakil Ketua III DPRD Kalteng.(HMS-NMS)




