DPRD Kalteng dorong penguatan ruang aktivitas humanis bagi lansia

Palangka Raya (ANTARA) – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, menilai perhatian terhadap para lanjut usia (lansia) masih perlu terus diperkuat melalui penyediaan ruang dan wadah yang memungkinkan mereka tetap aktif serta berinteraksi di tengah masyarakat.

“Pemerintah perlu terus memberikan perhatian yang lebih besar kepada para lansia dengan menyediakan ruang dan tempat yang membuat mereka tetap bisa berada di tengah masyarakat, sehingga mereka tetap merasa dihargai dan memiliki peran,” katanya, Rabu.

Menurut Nafsiah, perhatian terhadap lansia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga keluarga. Ia menilai keluarga memiliki peran penting dalam memastikan orang tua tetap mendapatkan kasih sayang, pendampingan, dan kesempatan untuk menjalani masa tua dengan bahagia.

Ia mengingatkan agar keluarga tidak hanya menjadikan panti jompo sebagai pilihan utama karena kondisi tersebut berpotensi membuat lansia jauh dari lingkungan keluarga dan terkesan terisolasi dari kehidupan sosial sehari-hari.

“Pihak keluarga juga perlu lebih memperhatikan para lansia dengan baik dan tidak hanya menempatkan mereka di panti jompo yang membuat mereka jauh dari keluarga serta terkesan terisolasi,” ucapnya.

Nafsiah yang juga merupakan Pembina Daycare Lansia Cahaya Senja Palangka Raya menjelaskan, keberadaan Daycare Lansia Cahaya Senja Palangka Raya menjadi salah satu alternatif bagi keluarga yang ingin orang tua mereka tetap tinggal di rumah, namun tetap memperoleh ruang untuk tumbuh, berkembang, dan bersosialisasi dengan sesama lansia.

Menurutnya, konsep daycare tersebut menghadirkan tempat yang nyaman dengan fasilitas ramah lansia sehingga para peserta dapat berkumpul, berinteraksi, dan mengikuti berbagai kegiatan positif sesuai kemampuan dan kondisi usia mereka.

“Di tempat ini juga disiapkan para relawan yang siap mendampingi para lansia dalam berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan dua hingga tiga kali dalam seminggu sesuai kemampuan mereka,” ujarnya.

Nafsiah juga memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan Gebyar Lansia yang digagas Daycare Lansia Cahaya Senja Palangka Raya. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan dan kebahagiaan para lansia.

Ia menegaskan seluruh pelaksanaan Gebyar Lansia dilakukan secara mandiri oleh Daycare Lansia Cahaya Senja Palangka Raya tanpa dukungan pembiayaan dari pemerintah, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

“Mereka perlu diberikan tempat untuk berekspresi dan menikmati masa tua dengan lebih bermakna meski rentan menghadapi persoalan fisik, psikis, maupun kesepian akibat jauh dari anak, menantu, dan cucu,” demikian Nafsiah.

Scroll to Top